LDII

LDII
Official Website
Minggu, Agustus 11, 2013
0 komentar

Dalil-dalil Keutamaan Al-Qur’an (bagian 2)


Wahai para manusia, sungguh telah datang pada kalian nasehat dari Tuhan kalian (Al-Qur’an) dan obat penyakit hati (sombong yaitu menolak kebenaran dan meremehkan orang lain), dan menjadi petunjuk serta rahmat bagi orang-orang iman. Katakanlah Muhammad, sebab keutamaan Allah (agama islam) dan rahmat Allah (Al-Qur’an) maka bergembiralah kalian,  keutamaan dan rahmat Allah tsb lebih baik dari pada apa-apa yang mereka kumpulkan.

Tidak berkumpul suatu kaum didalam rumah dari beberapa rumah Allah Yang Maha Luhur, mereka membaca Al-Qur’an dan saling menderes diantara mereka kecuali turun kepada mereka ketenangan dan mereka diselimuti rahmat dan para Malaikat mengelilingi mereka dan Allah menceritakan kepada kalangan orang disisiNya (yaitu para Malaikat dan para Nabi).


Lebih mulianya manusia adalah yang lebih banyak membaca Al-Qur’an.

Usaid berkata : “pada suatu malam saya membaca surat Al Baqarah, maka ketika sampai pada akhirnya surat, saya mendengar sesuatu yang jatuh dari arah belakangku, saya menyangka bahwa kudaku lepas”. Nabi bersabda : “Teruskan membaca wahai pak Atik (Usaid)”, saya menolak, maka ketika itu seperti beberapa lampu turun antara langit dan bumi. Maka berkata Usaid : “Wahai Rasulullah, demi Allah saya sudah tidak mampu meneruskan membaca”. Maka Nabi bersabda : “Demikian itu para Malaikat turun karena bacaan Al-Qur’an, ingatlah sesungguhnya engkau, seandainya engkau meneruskan (membaca Al-Qur'an) niscaya engkau melihat beberapa keajaiban”.

Nabi bersabda, dikatakan kepada temannya Al-Qur’an, bacalah dan naiklah dan mentartilkanlah engkau sebagaimana engkau mentartilkan didunia, maka sesungguhnya tempatmu disisi akhirnya ayat yang engkau baca.

Nabi bersabda, dikatakan kepada temannya Al-Qur’an, bacalah Al-Qur’an ketika masuk ke Surga, baca dan naiklah, maka dia membaca dan naik setiap ayat satu tingkat sampai dia membaca paling akhirnya sesuatu bersamanya.

Umi Darda’ berkata, aku masuk atas Aisyah, kemudian saya bertanya kepada beliau  : “Apakah keutamaan orang yang membaca Al-Qur’an dibandingkan orang yang tidak membaca Al-Qur’an namun tergolong orang yang masuk ke Surga ?” Maka Aisyah menjawab :”Sesungguhnya hitungan beberapa derajat Surga sesuai hitungan ayat Al-Qur’an, maka tidak ada seorangpun termasuk orang yang masuk ke Surga yang lebih pol dibandingkan orang yang telah membaca Al-Qur’an”.

Berkata Dhohhak ibnu Qois : “Wahai para manusia ajarilah anak-anak dan keluarga kalian pada Al-Qur’an, maka sesungguhnya barang siapa yang telah menulis baginya dari orang islam, Allah memasukkan ke Surga maka datang kepadanya dua Malaikat menggandeng kepadanya, dan berkata kedua Malaikat : “Baca dan naiklah engkau beberapa derajat Surga”. Sampai bertempat keduanya atau bertempat dengan membawanya dimana tempat sampai amalnya orang dari Al-Qur’an”.

Sebaik-baiknya kalian adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkan Al-Qur’an.

Sebaik-baiknya kalian atau lebih utamanya kalian adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkan Al-Qur’an.

Bersambung.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Toggle Footer
Top